Bagian 18–24
Bagian 18–24 dari 101 bagian · Belajar 2
18.Skill
Skills adalah pengetahuan/prosedur dokumen yang dimuat saat diperlukan.
Hermes mendokumentasikan skill sebagai mekanisme pengungkapan bertahap agar tidak memasukkan semua pengetahuan ke konteks sejak awal. Hermes juga menyatakan kompatibilitas dengan standar terbuka agentskills.io.
Direktori skill lokal utama:
~/.hermes/skills/
Sumber: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/features/skills
19.Skill vs Alat vs Plugin
Ini salah satu bagian terpenting dalam belajar Hermes.
Skill
Gunakan ketika kemampuan dapat dijelaskan sebagai:
instructions + existing tools + workflow/procedure
Contoh:
"Cara melakukan release checklist untuk aplikasi X"
Tool
Gunakan ketika perlu integrasi operasional/API/processing khusus.
Contoh:
query database, call proprietary API, stream binary data
Plugin
Gunakan ketika Anda ingin menambahkan alat/hooks/commands/skill/integrasi tanpa memodifikasi repositori inti.
Dokumentasi Hermes secara eksplisit menyarankan plugin sebagai bawaan untuk alat kustom, sedangkan alat bawaan cocok bila fitur akan menjadi bagian inti Hermes.
Sumber:
20.Membuat Skill Pertama
Struktur konseptual skill:
skill-name/ ├── SKILL.md ├── scripts/ ├── references/ └── assets/
Tujuan skill:
User asks X ↓ Agen recognizes skill ↓ Load SKILL.md ↓ Follow procedure ↓ Use existing tools ↓ Produce result
proyek latihan Skill #1
Buat:
siebellog-analyzer
Skill harus mengajarkan agen:
- lokasi log
- pola error
- grep strategy
- classification
- keluaran format
- escalation criteria
Contoh hasil:
ERROR, Timestamp : ..., Server : ..., Component : ..., Root clue : ..., Evidence : ..., Next step : ...
21.Siklus Peningkatan Diri
Salah satu konsep identitas Hermes saat ini adalah siklus pembelajaran.
Dokumentasi resmi mendeskripsikan:
experience ↓ recognize reusable procedure ↓ create/update skill ↓ reuse skill later ↓ improve skill based on use
Memory dan skill memiliki fungsi berbeda:
- Memory
- what should be remembered
- Skill
- how to do something repeatedly
Sumber: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/ https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/features/skills
22.SOUL.md dan Identitas
SOUL.md digunakan sebagai identitas utama agen.
Gunakan untuk:
identity, communication style, bawaan behavior, operating principles
Jangan memasukkan seluruh business process ke SOUL.md.
Pisahkan:
SOUL.md -> identity/bawaan behavior SKILL.md -> procedure/domain knowledge MEMORI -> durable user/fact knowledge PROJECT KONTEKS -> current task/project
23.Rekayasa Prompt vs Rekayasa Konteks di Hermes
Prompt rekayasa:
"Apa prompt terbaik?"
Context rekayasa:
"Apa saja yang perlu tersedia ketika model mengambil keputusan?"
Context Hermes dapat berupa:
system instructions, SOUL, history, memory, session search results, skill content, files, tool definitions, hasil alat, MCP tools
Belajar mengontrol konteks size karena semakin banyak alat/skema/riwayat yang diberikan, semakin besar beban konteks dan potensi noise.
24.MCP
MCP adalah mekanisme standar untuk menghubungkan Hermes dengan MCP servers.
Mental model:
Hermes Agent
|
| MCP client
|
+-------- MCP Server A -> GitHub
|
+-------- MCP Server B -> Database
|
+-------- MCP Server C -> internal APIDokumentasi resmi Hermes menyarankan menggunakan MCP saat alat sudah tersedia sebagai MCP atau ketika Anda ingin menghubungkan sistem eksternal tanpa mengubah inti Hermes.
Sumber: