Bagian 9–17
Bagian 9–17 dari 101 bagian · Belajar 2
9.Model dan Penyedia
Hermes tidak mengunci Anda pada satu model/penyedia. Dokumentasi resmi menyebut jalur penyedia seperti Nous Portal, OpenRouter, OpenAI, endpoint sendiri, dan penyedia lain sesuai dukungan saat ini.
Perintah utama:
hermes model
Prinsip belajar:
Kemampuan model != Kemampuan agen Kemampuan agen = model + prompt/konteks + tools + execution environment + memory + skills + orchestration + security
Ini penting: model yang sama dapat memiliki hasil yang sangat berbeda ketika alatet, konteks, memori, atau backend eksekusi berubah.
10.Alat
Tools adalah fungsi yang dapat dipanggil agen untuk berinteraksi dengan dunia luar.
Dokumentasi saat ini mengelompokkan kemampuan seperti:
- pencarian web / extract
- terminal / process
- berkas operasi
- peramban
- vision/media
- todo / clarify
- eksekusi kode
- delegasi
- memori / session search
- cron
- Home Assistant
- MCP
- pesan/integrasi alat sesuai platform
Referensi: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/features/tools
11.Cara berpikir tentang alat
Setiap alat memiliki:
Name, Schema, Arguments, Execution, Result, Errors, Permissions, Side effects
Contoh:
terminal(command="df -h")
LLM -> tool call
|
+-- command = df -h
|
v
host executes command
|
v
result
|
v
LLM observes resultJangan hanya belajar “nama alat”. Belajar juga:
input boundary, output size, mode kegagalan, security impact, reversibility, credential access, idempotency
12.Kumpulan Alat
Hermes mengelompokkan alat dalam kumpulan alat yang dapat di-enable/disable berdasarkan platform/konfigurasi.
Toolset penting untuk dipahami:
file, terminal, web, browser, skills, memory, session_search, delegation, code_execution, cronjob, mcp
Ada juga composite alatet seperti coding dan debugging.
Referensi: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/reference/toolsets-reference
13.Eksekusi Terminal
Terminal membuat agen dapat melakukan operasi sistem.
Contoh konsep:
user request ↓ LLM ↓ terminal tool ↓ shell/process ↓ stdout/stderr/exit code ↓ LLM
Belajar tiga lapisan:
Level 1 — terminal lokal
Agen menjalankan command pada host.
Level 2 — sandbox/kontainer
Agen menjalankan operasi dalam isolation boundary.
Level 3 — backend jarak jauh
Hermes mendukung backend execution lain sesuai platform/konfigurasi, termasuk Docker, SSH, Modal, dan lingkungan lain yang didokumentasikan.
Referensi Panduan Cepat: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/getting-started/quickstart
14.Keamanan Terminal — Wajib Dipahami
Jangan menganggap agen = aman hanya karena prompt berkata “jangan hapus berkas”.
keamanan harus berada pada boundary sistem.
Dokumentasi Hermes mendeskripsikan defense-in-depth yang mencakup:
- Pengguna authorization.
- Dangerous command approval.
- berkas menulis safety.
- Container isolation.
- MCP credential filtering.
- Context berkas scanning.
- Cross-session isolation.
- masukan sanitization.
Sumber: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/security
Prinsip belajar
Mulai dengan data dummy:
~/hermes-lab/ ├── README.md ├── sample.log ├── sample.csv └── sandbox/
Jangan langsung memberikan agen akses ke:
/etc, /root, ~/.ssh, credential store, production database, production deployment
kecuali boundary keamanan sudah dipahami dan dikonfigurasi.
15.Berkas dan Berkas Konteks
Hermes dapat bekerja dengan berkas dan direktori sebagai konteks.
Mental model:
Project | +-- source code +-- dokumentasi +-- config +-- log | v context selection | v LLM
Belajar:
- bagaimana berkas dimasukkan ke konteks
- bagaimana berkas dicari
- bagaimana keluaran besar dikendalikan
- bagaimana injeksi prompt dalam proyek berkas ditangani
- kapan memakai pengambilan/search daripada memasukkan semua isi berkas
16.Sesi
Hermes menyimpan conversation sebagai session.
Dokumentasi menjelaskan bahwa session disimpan dalam SQLite ~/.hermes/state.db, dengan metadata, message history, pemanggilan alat/hasils, token counts, timestamps, dan FTS5 search.
Referensi: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/sessions
Konsep penting:
- Session
- conversation state/history
- Memory
- durable curated facts
- Session Search
- mencari detail percakapan lama
Jangan menyamakan ketiganya.
17.Memori
Persistent memori adalah pengetahuan/fact yang dipertahankan lintas session.
Dokumentasi membedakan memori dengan session search:
| Mekanisme | Tujuan |
|---|---|
| Persistent Memory | Fakta penting yang harus selalu tersedia |
| Session Search | Mencari detail percakapan masa lalu |
Dokumentasi menyebut memori persisten bersifat bounded, sedangkan session search dapat mencari histori session.
Sumber: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/features/memory
Cara belajar memori
Eksperimen:
Session A: "Prefer Python untuk script automation." Session B: "Bahasa apa yang saya prioritaskan untuk automation?"
Lalu audit:
Apa yang disimpan? Di mana disimpan? Kapan dipanggil? Berapa biaya konteks? Bagaimana menghapus/koreksi memory?