Bagian 25–31
Bagian 25–31 dari 101 bagian · Belajar 2
25.Belajar MCP dengan Aman
Mulai satu server:
mcp_servers:
project_fs:
command: "npx"
args:
- "-y"
- "@modelcontextprotocol/server-filesystem"
- "/home/user/my-project"Lalu menguji:
hermes chat
Dan:
hermes mcp test <server>
Jika konfigurasi berubah, dokumentasi menyebut /reload-mcp dapat digunakan dalam session untuk reload MCP.
Prinsip utama
Jangan:
connect all MCP servers
Tetapi:
connect one server → inspect tools → whitelist needed surface → test → log → add next server
Hermes dokumentasi juga menekankan bahwa keamanan MCP harus mempertimbangkan minimal useful alat permukaan.
26.MCP + Sistem Internal Perusahaan
Ini bagian penting untuk insinyur.
Contoh arsitektur:
Hermes | +--> MCP Server: Oracle DB | +--> MCP Server: Siebel API | +--> MCP Server: Splunk | +--> MCP Server: GitLab/GitHub | +--> MCP Server: pemantauan
Model tidak diberikan direct DB credential secara bebas.
Lebih baik:
LLM ↓ MCP tool ↓ controlled service ↓ DB/API
Dengan ini authorization/business validation dapat ditempatkan di service boundary.
27.Peramban
Hermes menyediakan peramban alating untuk web navigation/interaction, di samping pencarian web/extraction.
Belajar dalam tiga tingkat:
Level 1
Search + extract.
Level 2
Navigate + snapshot.
Level 3
Click/type/form alur kerja + peramban state.
Referensi: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/tools-reference
28.Pencarian Web
Hermes dokumentasi mendeskripsikan dua alat utama:
web_search, web_extract
backend dapat berbeda sesuai konfigurasi/penyedia.
Referensi: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/features/web-search
proyek latihan:
"Cari 5 paper tentang agen memory, ambil source, extract poin utama, buat comparison table."
29.Delegasi / Subagen
Delegation digunakan untuk memecah tugas menjadi pekerjaan yang dapat dilakukan oleh isolated subagen.
Mental model:
Main Agen
/ | \
/ | \
Research Coding Validation
| | |
result result result
\ | /
\ | /
synthesisDelegation cocok ketika:
- tugas dapat diparalelkan
- konteks harus dipisahkan
- satu agen lebih baik menjadi orchestrator
- pekerjaan cukup besar untuk mendapatkan manfaat dari parallelism
Jangan memakai subagen hanya karena “bisa”. Overhead konteks, latensi, dan complexity tetap ada.
30.Arsitektur Multi-Agen
Bangun dari satu agen dahulu.
Kemudian:
Single Agen
↓
Agen + Tools
↓
Agen + Skills
↓
Agen + Memory
↓
Agen + MCP
↓
Agen + Delegation
↓
Multi-agenUntuk multi-agen, pisahkan peran:
Planner, Researcher, Implementer, Reviewer, Operator
Namun hindari membuat 10 agen yang sebenarnya hanya mengulang fungsi yang sama.
31.Mode Bot
Bot Mode menjadikan Hermes proses/file sebagai roster Bot bernama.
Dokumentasi resmi menjelaskan setiap Bot dapat mempunyai role, model, memori, skill, avatar, routines, dan chat sendiri.
Arsitektur konseptual:
Bot, |, +-- role, +-- model, +-- memory, +-- skills, +-- credentials, +-- chat history, +-- routines
Bot proses/file berada di bawah:
~/.hermes/profiles/<name>/
CLI parity:
hermes -p <bot> chat hermes profile create hermes profile list
Referensi: https://hermes-agent.nousresearch.com/docs/user-guide/bot-mode