K
AI Engineering · modul 7/10
70%

Modul 7: Generative AI & RL

Mahir~45 menit

Yang akan kamu kuasai

  • Menjelaskan cara model generatif menghasilkan konten
  • Membedakan pre-training, SFT, dan RLHF/DPO secara konsep
  • Memahami intuisi reinforcement learning: state, action, reward

1 · Teori (~5–10 mnt baca)

Model generatif belajar distribusi data lalu mengambil sampel darinya: LLM menghasilkan token berikutnya, model diffusion menghasilkan gambar lewat proses denoising bertahap. Parameter decoding mengatur hasil: temperature tinggi = kreatif tapi liar; top-p membatasi kandidat token.

Perjalanan LLM dari 'mesin tebak kata' menjadi asisten: pre-training di korpus masif (kemampuan bahasa) → supervised fine-tuning dengan contoh instruksi→jawaban → alignment dengan feedback manusia (RLHF) atau preferensi (DPO). Tiga tahap, tiga data berbeda — inilah kenapa LLM bisa mengikuti instruksi.

Reinforcement learning: agen mengambil action pada state dan menerima reward, lalu memperbaiki policy. Intuisinya latihan dengan umpan balik — bukan label jawaban benar. RL muncul di alignment model, robotika, dan sistem rekomendasi; tidak semua masalah butuh RL — mulai dari yang sederhana.

💡 Sumber keracunan data bermula di tahap ini: kualitas data fine-tuning menentukan perilaku model. Data salah = model salah dengan percaya diri.
💡 Sumber: ai-engineering-from-scratch (MIT) — Phase 8: Generative AI & Phase 9: Reinforcement Learning → https://github.com/rohitg00/ai-engineering-from-scratch/tree/main/phases/08-generative-ai

2 · Video

Tonton 1 video inti dari kurasi pencarian ini (gratis, di YouTube):

▶ Tonton Video Pilihan

3 · Praktek

Praktek: (1) eksperimen temperature/top-p pada satu prompt di API, (2) jalankan contoh Q-learning sederhana di Phase 9 (phases/09-reinforcement-learning).

Phase 8: Generative AI ↗

Kuis

0/3 terjawab
  1. 1. Urutan tahapan pembentukan LLM asisten yang benar…

  2. 2. Temperature tinggi pada decoding menghasilkan…

  3. 3. Komponen inti reinforcement learning adalah…