K
AI Engineering · modul 5/10
50%

Modul 5: Evaluasi Model

Menengah~60 menit

Yang akan kamu kuasai

  • Accuracy, precision, recall, F1
  • Cross-validation
  • Mengenali overfitting & underfitting

1 · Teori (~5–10 mnt baca)

Jangan puji model hanya dari accuracy! Pada data fraud 1%, model 'selalu bukan fraud' punya accuracy 99% tapi menyelamatkan nol rupiah. Precision: dari yang diprediksi positif, berapa benar. Recall: dari yang benar-benar positif, berapa tertangkap. F1 menyeimbangkan keduanya.

from sklearn.metrics import classification_report, confusion_matrix
# y_true = label asli, y_pred = prediksi model
# print(confusion_matrix(y_true, y_pred))
# print(classification_report(y_true, y_pred))
# → precision, recall, f1-score per kelas

Cross-validation (mis. 5-fold): data dibagi 5, model dilatih-uji 5 kali bergantian, skornya dirata-rata. Hasilnya jauh lebih jujur daripada satu kali split yang bisa keberuntungan.

Overfitting: hebat di data latih, hancur di data uji (menghafal). Underfitting: buruk di keduanya (terlalu sederhana). Obat overfitting: lebih banyak data, regularisasi, model lebih sederhana. Obat underfitting: fitur lebih baik, model lebih kompleks.

💡 Kebiasaan baik: simpan skor tiap eksperimen (model, parameter, skor) dalam tabel kecil di notebook. Keputusan model = dari perbandingan, bukan feeling.

2 · Video

Tonton 1 video inti dari kurasi pencarian ini (gratis, di YouTube):

▶ Tonton Video Pilihan

3 · Praktek

Langkah praktek: (1) pakai model ML Dasar sebelumnya, (2) tampilkan confusion_matrix & classification_report, (3) jalankan cross_val_score 5-fold, (4) sengaja buat model overfit (DecisionTree dalam-dalam) dan bandingkan.

Buka di Google Colab

Kuis

0/3 terjawab
  1. 1. Model deteksi fraud dengan data 99% normal — metrik paling menyesatkan adalah…

  2. 2. Overfitting terjadi saat…

  3. 3. Keunggulan 5-fold cross-validation adalah…