Modul 5: Evaluasi Model
Yang akan kamu kuasai
- Accuracy, precision, recall, F1
- Cross-validation
- Mengenali overfitting & underfitting
1 · Teori (~5–10 mnt baca)
Jangan puji model hanya dari accuracy! Pada data fraud 1%, model 'selalu bukan fraud' punya accuracy 99% tapi menyelamatkan nol rupiah. Precision: dari yang diprediksi positif, berapa benar. Recall: dari yang benar-benar positif, berapa tertangkap. F1 menyeimbangkan keduanya.
from sklearn.metrics import classification_report, confusion_matrix # y_true = label asli, y_pred = prediksi model # print(confusion_matrix(y_true, y_pred)) # print(classification_report(y_true, y_pred)) # → precision, recall, f1-score per kelas
Cross-validation (mis. 5-fold): data dibagi 5, model dilatih-uji 5 kali bergantian, skornya dirata-rata. Hasilnya jauh lebih jujur daripada satu kali split yang bisa keberuntungan.
Overfitting: hebat di data latih, hancur di data uji (menghafal). Underfitting: buruk di keduanya (terlalu sederhana). Obat overfitting: lebih banyak data, regularisasi, model lebih sederhana. Obat underfitting: fitur lebih baik, model lebih kompleks.
2 · Video
Tonton 1 video inti dari kurasi pencarian ini (gratis, di YouTube):
▶ Tonton Video Pilihan3 · Praktek
Langkah praktek: (1) pakai model ML Dasar sebelumnya, (2) tampilkan confusion_matrix & classification_report, (3) jalankan cross_val_score 5-fold, (4) sengaja buat model overfit (DecisionTree dalam-dalam) dan bandingkan.
Buka di Google Colab ↗Kuis
0/3 terjawab1. Model deteksi fraud dengan data 99% normal — metrik paling menyesatkan adalah…
2. Overfitting terjadi saat…
3. Keunggulan 5-fold cross-validation adalah…