Modul 3: Machine Learning Fundamentals
Yang akan kamu kuasai
- Membedakan supervised, unsupervised, dan self-supervised learning
- Melatih model klasifikasi sederhana dan membaca metriknya
- Mengenali overfitting dan cara menanganinya
1 · Teori (~5–10 mnt baca)
Supervised learning belajar dari data berlabel (input → jawaban): deteksi spam, prediksi harga. Unsupervised mencari pola tanpa label: clustering pelanggan. Self-supervised membuat label dari data itu sendiri — 'tebak kata berikutnya' — dan itulah cara LLM dilatih.
Aturan emas: pisahkan data train/validation/test. Model dinilai dari data yang PERNAH dilihatnya akan selalu terlihat pintar — itu ilusi. Metrik harus cocok dengan masalah: accuracy menyesatkan saat kelas timpang (fraud 1%); gunakan precision/recall atau F1.
from sklearn.datasets import load_iris
from sklearn.model_selection import train_test_split
from sklearn.linear_model import LogisticRegression
from sklearn.metrics import accuracy_score
X, y = load_iris(return_X_y=True)
Xtr, Xte, ytr, yte = train_test_split(X, y, test_size=0.3, random_state=42)
model = LogisticRegression(max_iter=200).fit(Xtr, ytr)
print('accuracy:', round(accuracy_score(yte, model.predict(Xte)), 3))Output:
accuracy: 0.978Overfitting = model menghafal noise data latih, akurasi latih tinggi tetapi data baru buruk. Penawarnya: lebih banyak data, model lebih sederhana, regularisasi, dan early stopping. Underfitting sebaliknya — model terlalu kaku hingga pola dasar pun tak tertangkap.
2 · Video
Tonton 1 video inti dari kurasi pencarian ini (gratis, di YouTube):
▶ Tonton Video Pilihan3 · Praktek
Langkah praktek: (1) latih ulang contoh iris dengan test_size berbeda, (2) coba dataset lain dari sklearn, (3) bandingkan accuracy vs F1 pada data timpang buatan sendiri.
Phase 2: ML Fundamentals ↗Kuis
0/3 terjawab1. Self-supervised learning berarti…
2. Model akurat 99% di data latih, 60% di data uji. Ini…
3. Untuk deteksi fraud dengan 1% kasus positif, metrik paling tepat…